puisi cinta chairil anwar : kontemporer ala UKM

n48543814924_8089

Puisi, cinta dan Chairil Anwar adalah ketiga hal yang sangat mudah digabungkan. Tapi bagaimana menghubungkan fotografi dengan puisi cinta Chairil Anwar? Inilah yang coba dilakukan teman-teman dari FOTKOM UPN dalam pameran fotografi ilustrasi “Puisi Cinta Chairil Anwar” dari tangal 14 Februari-28 Februari 2008 di Ruang Mes56.

Diakui oleh para pesertanya bahwa puisi-puisi Chairil Anwar bukanlah puisi yang mudah ditangkap maknanya. Mereka pun tidak mencoba untuk  mencari “kebenaran Chairil” dalam puisi-puisi sang legenda sastra Indonesia ini. Mereka hanya mencoba mencerap puisi-puisi Chairil dan menghubungkannya dengan situasi kehidupannya sehari-hari. Hasilnya, bukan ilustrasi-ilustrasi konvensional pada umumnya, foto-foto di pameran ini segar, unik dan cerdas.

Dari puisi “Hampa” misalnya, Ayu Rahmawati tidak berusaha menggambarkan perasaan Chairil pada Sri Ajati melainkan ia menceritakan kehampaan dirinya sendiri dan digambarkan dalam karya fotografi dengan objek anti gravitasi yang menggunakan ilusi fotografis yang tidak bisa dibilang sederhana. Selain medium fotografi ada pula video dan instalasi. Puisi “Chairil Muda, Mirat Muda” divisualisasikan menjadi sebuah animasi fotografi dengan menggunakan teknik “bulb” yang menjadikan cahaya terlihat seperti bergerak. Sangat menarik. Ada juga karya instalasi berupa koper yang berisikan foto, surat, kaset-kaset “jadul” yang merupakan representasi kenangan cinta masa lalu. Sayangnya, saya lupa puisi Chairil yang mana yang mendasari karya tersebut. Sorry :)

Pameran UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) FOTKOM UPN ini bisa dibilang merupakan terobosan baru jika kita membandingkan pameran ini dengan pameran UKM-UKM lainnya. UKM fotografi saat ini bisa dibilang mengalami stagnansi karena tidak melakukan eksplorasi lebih lanjut terhadap fungsi fotografi. Para anggotanya kebanyakan asik berkutat di fungsi fotografi sebagai perekam realitas semata. Pameran UKM fotografi pada umumnya berkisar pada potret-potret pemandangan senja, gunung, orang miskin yang tidur di pinggir jalan atau paling banter model-model cantik di Taman Sari. Realitas tersebut tidak mereka coba olah lagi sehingga menghasilkan foto yang itu-itu saja. Akhirnya mereka melakukan suatu proses eksotifikasi terhadap objek-objek di sekelilingnya, perekaman realitas tersebut tidak dibarengi pemahaman akan situasi melainkan sekedar memotret apa yang biasa dianggap bagus oleh penonton. Saya pikir masalah ini amatlah penting untuk menjadi perbincangan di kalangan pegiat UKM fotografi agar UKM fotografi dapat terus  berkembang.

Dalam pameran “Puisi Cinta Chairil Anwar”, teman-teman FOTKOM UPN mencoba memanfaatkan medium fotografi sebagai alat pengekspresian diri mereka. Disini mereka bukan saja merekam realitas melainkan juga mengolahnya, memberinya wacana baru sehingga foto yang mungkin tidak estetik secara teknik fotografis bisa memiliki makna yang lebih dari sekedar indah. Puisi-puisi Chairil Anwar pun tidak membuat karya mereka terbatas, karena bahkan ketika puisi tersebut dihilangkan, foto-foto tersebut tetap kuat dan menjadi tidak sekedar fotografi ilustrasi.

Karya-karya teman-teman FOTKOM UPN  begitu segar dan mampu merepresentasikan geliat anak muda yang ceria, kreatif dan fun. Foto-foto ilustrasi ini membuktikan bahwa puisi Chairil tetap kontekstual dan dapat tetap hidup di jaman sekarang. Ia benar-benar hidup 1000 tahun lagi!

"hampa" karya Ayu Rahmawati

"hampa" karya Ayu Rahmawati

instalasi koper

instalasi koper

suasana pembukaan pameran

suasana pembukaan pameran

foto-foto event ini saya unduh dari www.mes56.com

foto-foto event ini saya unduh dari http://www.mes56.com

Advertisements

One Comment on “puisi cinta chairil anwar : kontemporer ala UKM”

  1. nurul fadilla says:

    aku…………………
    sangat kagum buangets sama CHAIRIL ANWAR
    semoga karyamu tetap di kenang sepanjang zaman


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s